Determinan Perilaku Aman pada Pekerja Industri Pengolahan Kelapa: Peran Pengetahuan K3, Persepsi Risiko, dan Safety Climate

Authors

  • Junius Zendrato Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehati, Medan, Indonesia
  • Suranta Bill Fatric Ginting Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sehati, Medan, Indonesia

Keywords:

perilaku aman, pengetahuan K3, persepsi risiko, safety climate, industri pengolahan kelapa

Abstract

Industri pengolahan kelapa memiliki berbagai potensi bahaya, antara lain penggunaan mesin, alat potong, debu, kebisingan, material handling, postur kerja, serta risiko kecelakaan akibat interaksi manusia dan peralatan. Perilaku aman pekerja menjadi komponen penting dalam pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan K3, persepsi risiko, dan safety climate dengan perilaku aman pekerja industri pengolahan kelapa. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan observasi perilaku kerja, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan K3, persepsi risiko, dan safety climate berhubungan positif dengan perilaku aman. Safety climate menunjukkan hubungan paling kuat setelah dikontrol bersama variabel individu. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi K3 yang menggabungkan peningkatan kompetensi pekerja dengan penguatan lingkungan keselamatan organisasi.

References

Farid, A., Setiani, O., & Denny, H. M. (2026). Occupational health and safety assessment by the HIRARC method in coconut tappers in Wonosobo Regency , central Java , Indonesia.

Hasania, A. N. Z., Uloli, H., Lahay, I. H., Pramudibyo, S., Umara, A. M., & Rahmandan, H. (2025). Evaluasi Postur Kerja Pada Proses Produksi Tepung Kelapa Dengan Metode WERA dan NERPA. Jambura Industrial Review, 5(1), 20–30.

He, Y., Wang, Y., & Payne, S. C. (2019). How is safety climate formed? A meta-analysis of the antecedents of safety climate. Journal of Organizational Behavior.

Lestari, F., Sunindijo, R. Y., Loosemore, M., & Kusminanti, Y. (2020). A Safety Climate Framework for Improving Health and Safety in the Indonesian Construction Industry. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(20), 1–20.

Mohammadfam, I., Mahdinia, M., Aliabadi, M. M., & Soltanian, A. R. (2022). Effect of safety climate on safety behavior and occupational injuries: A systematic review study. Safety Science.

Noor, E., & Eliyana, A. (2021). Heliyon An empirical analysis of safety behaviour : A study in MRO business in Indonesia. Heliyon, 7(January), e06122. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e06122

Putra, P. S., Wijayanti, R., & Hadiwidjojo, D. (2022). Research in Business & Social Science The effect of safety knowledge and workplace safety climate on safety performance with safety behavior as a mediator : A study on operations worker of Pindad. Research in Business & Social Science, 11(3), 112–119.

Wathanasitham, D., & Sangwipak, A. (2021). The Effects of Safety Knowledge and Safety Climate Towards Safety Behavior of Contractor in Leam Chabang Industrial Estate. Journal of Graduate School of Commerce-Burapha Review.

Xia, N., Xie, Q., Hu, X., Wang, X., & Meng, H. (2020). A dual perspective on risk perception and its effect on safety behavior: A moderated mediation model of safety motivation, and supervisor’s and coworkers’ safety climate. Accident Analysis & Prevention.

Yusnandar, A., & Pertiwi, W. E. (2020). Determinan Perilaku Aman pada Pekerja Fabrikasi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. https://doi.org/10.14710/mkmi.19.1.43-49

Downloads

Published

2026-10-12

Issue

Section

Articles