Sosialisasi dan Edukasi Menjadi Perempuan Mandiri, Bermartabat, dan Anti Bullying

Authors

  • Dyah Kusbiantari Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Semarang, Indonesia
  • Budi Dyah Lestari Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Semarang, Indonesia
  • Dewi Nugrahastuti Wirahno Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Semarang, Indonesia
  • Dian Pramita Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ivet, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66785/respinaria.v3i1.201

Keywords:

Perempuan Mandiri, Bermartabat, Anti Bullyng

Abstract

Perempuan yang mandiri dan bermartabat merupakan aset penting dalam pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. Namun, berbagai bentuk bullying, diskriminasi, dan stereotip gender masih menjadi kendala bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui kegiatan edukatif yang menekankan kemandirian, martabat, dan anti bullying. Metode yang digunakan meliputi pelatihan keterampilan hidup, penyuluhan mengenai hak-hak perempuan, serta simulasi strategi menghadapi bullying di lingkungan sekolah dan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai hak-hak diri, kesadaran terhadap dampak bullying, serta kemampuan mengambil keputusan secara mandiri. Peserta juga melaporkan peningkatan rasa percaya diri dan keberanian untuk menolak segala bentuk perundungan. Temuan ini menegaskan urgensi pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan sebagai upaya pencegahan bullying dan peningkatan kualitas hidup perempuan. Implementasi kegiatan ini tidak hanya mendukung terciptanya perempuan yang mandiri dan bermartabat, tetapi juga membangun lingkungan sosial yang lebih aman, suportif, dan inklusif. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model program pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan di berbagai komunitas.

References

D. P. Sari and I. Rahmawati, “Hubungan antara Kemandirian Ekonomi dengan Tingkat Kekerasan Domestik pada Perempuan,” J. Kesejaht. Kel., vol. 9, no. 2, 2021.

H. Setiadi, Membangun Self-Efficacy dan Kemandirian melalui Pelatihan Kapasitas Diri. Jakarta: Penerbit Erlangga, 2022.

T. Wulandari, Etika dan Martabat Perempuan dalam Perspektif Sosial Budaya Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2020.

M. N. Syahra, K. A. Putri, and T. A. Setiawan, “Analisis Kepercayaan Diri Pada Korban Bullying,” Socius J. Penelit. Ilmu-Ilmu Sos., vol. 1, no. July, pp. 100–104, 2024.

A. Hidayat and S. Lestari, “Edukasi Kelompok Sebaya dalam Meningkatkan Resiliensi Perempuan terhadap Tekanan Sosial,” J. Pemberdaya. Sos., vol. 4, no. 2, pp. 115–128, 2022.

B. P. Saragih and N. Soetikno, “Self-Esteem Korban Bullying : Studi Literatur,” J. Muara Med. dan Psikol. Klin., vol. 3, no. 1, pp. 79–90, 2023, doi: 10.24912/jmmpk.v3i1.27087.

A. S. Putri, Pendidikan Karakter dan Kemandirian Perempuan di Era Digital. Bandung: Alfabeta, 2021.

B. Zahira, N. Aristianto, R. Abdillah, R. Anastuti, and S. Fabian, “Upaya Mencegah Cyberbullying dan Memahami Hak Asasi Manusia di Era Digital,” J. Lentera Ilmu, vol. 1, no. 2, pp. 132–136, 2024.

D. Amin, R. Syahreza, and W. R. Serepa, “Sekolah Aman, Siswa Nyaman: Edukasi Anti-Bullying & Anti-Pelecehan Untuk Generasi Tangguh,” Pros. Semin. Nas. LPPM UMJ, pp. 1–8, 2025.

B. Yuan, S. Putra, and D. Widiani, “Pembinaan Karakter Religius Sebagai Strategi Preventif dalam Menanggulangi Perilaku Bullying di Madrasah,” vol. 6, no. 1, pp. 57–72, 2026.

P. Putriyani, F. N. Khairunnisa, T. Meida, K. A. Halim, and H. Permana, “Dampak Penerapan Aturan Kelas Terhadap Keaktifan Siswa Dalam Proses Pembelajaran,” Instr. J. Pendidik. Guru Madrasah Ibtidaiyah, vol. 4, no. 2, pp. 233–245, 2025.

Downloads

Published

2026-07-08

Issue

Section

Articles