Penguatan Kapasitas Kelompok Tani melalui Penerapan Manajemen Agribisnis Modern untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha dan Kesejahteraan Petani di Sumatera Utara

Authors

  • M. Syarif Rafinda Fakultas Pertanian, Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Mestika Amelia Sinuraya Fakultas Pertanian, Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Isnirobit Nasution Fakultas Pertanian, Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Susan Novrini Fakultas Pertanian, Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Sri Hafnida Ritonga Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi, Universitas Islam Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66785/respinaria.v3i1.224

Keywords:

kelompok tani, manajemen usaha, pemberdayaan masyarakat, efisiensi usaha

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian di Sumatera Utara, namun sebagian besar kelompok tani masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan usaha agribisnis. Permasalahan yang umum ditemui meliputi rendahnya kemampuan manajerial, belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, lemahnya perencanaan produksi, keterbatasan akses informasi pasar, serta belum maksimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan agribisnis. Kondisi tersebut menyebabkan efisiensi usaha belum tercapai secara optimal dan berdampak pada rendahnya daya saing serta pendapatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kelompok tani melalui penerapan manajemen agribisnis modern yang mencakup perencanaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan biaya produksi, strategi pemasaran, dan penguatan kelembagaan kelompok tani. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, diskusi kelompok, serta monitoring dan evaluasi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi petani dalam mengelola usaha agribisnis secara lebih efektif, efisien, dan berorientasi pasar. Selain itu, penguatan kelembagaan kelompok tani diharapkan dapat mendukung keberlanjutan penerapan inovasi, memperluas akses terhadap jaringan pemasaran dan kemitraan usaha, serta mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi usaha, dan kesejahteraan petani di Sumatera Utara.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2023). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 Tahap I Provinsi Sumatera Utara. BPS Provinsi Sumatera Utara. https://sumut.bps.go.id/id/publication/2023/12/15/56eaa9e5a514d6ae93b18816/hasil-pencacahan-lengkap-sensus-pertanian-2023---tahap-i-provinsi-sumatera-utara.html

Hasibuan, S., Harahap, G., & Siregar, M. (2023). Digitalisasi pemasaran hasil pertanian sebagai upaya meningkatkan daya saing kelompok tani. Jurnal Abdimas Talenta, 8(2), 145–154. https://talenta.usu.ac.id/abdimas/article/view/8215

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020–2024. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. https://repository.pertanian.go.id/

Nugroho, A., Widodo, S., & Lestari, D. (2024). Penguatan kapasitas kelompok tani melalui workshop manajemen agribisnis modern untuk meningkatkan daya saing usaha tani. Jurnal Abdimas Multidisiplin Indonesia (JAMSI), 2(1), 35–45. https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2792

Rahman, A., Saputra, H., & Yuliana, R. (2024). Penguatan kelembagaan kelompok tani dalam pengembangan agribisnis berkelanjutan. AGRISEP: Jurnal Kajian Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 23(1), 57–70. https://ejournal.unib.ac.id/agrisep/article/view/37887

Siregar, E., Lubis, R., & Nasution, D. (2023). Pemberdayaan kelompok tani melalui penguatan manajemen organisasi dan pengembangan usaha agribisnis. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 98–109. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/669

Mardikanto, T. (2014). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Alfabeta.

Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian: Teori dan Aplikasinya. RajaGrafindo Persada.

Anantanyu, S. (2011). Kelembagaan petani: Peran dan strategi pengembangan kapasitas kelompok tani. Jurnal SEPA, 7(2), 102–109. https://jurnal.uns.ac.id/sepa/article/view/48895

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Rencana Kerja Kementerian Pertanian Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia. https://pertanian.go.id

Syahyuti. (2014). Peran strategis kelembagaan petani dalam pengembangan agribisnis di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(1), 17–32.

Downloads

Published

2026-07-27

Issue

Section

Articles