Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Authors

  • Ade Rahma Ayu Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma, Medan, Indonesia

Keywords:

Pengabdian, Ekonomi Kreatif, Budaya Lokal, Masyarakat

Abstract

Kabupaten Langkat dikenal sebagai salah satu wilayah agraris dan merupakan salah satu daerah penghasil tamanan perkebunan seperti kelapa sawit dan kakao yang melimpah di Sumatera Utara. Namun kekayaan sumber daya alam di Langkat belum mampu menjadi mesin penggerak kesejahteraan masyarakat secara optimal. Masalah paling mendasar terletak pada ketimpangan teknologi, rendahnya produktivitas dan masih lemahnya inovasi produk yang ada. Mayoritas petani di Langkat masih bergantung pada metode konvensional. Minimnya akses terhadap alat pertanian modern, benih unggul, dan informasi pasar menyebabkan produktivitas rendah. Padahal di era pertanian 4.0, inovasi dan teknologi telah menjadi penentu efisiensi dan daya saing. Pengelolaan pertanian di masyarakat yang masih menggunakan sistem konvensional merupakan salah satu cara masyarakatnya untuk menjaga tradisi dan kearifan lokal. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat Langkat khususnya di Dusun Jandi Mulia Desa Mekar Jaya Kecamatan Sei Bingei dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Adapun kegiatan pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada masyarakat desa dalam mengembangkan produk ekonomi kreatif dari produk kelapa, seperti tepung, susu, es krim dan sabun. Produk-produk kreatif dari bahan dasar kelapa ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Mekar Jaya melalui pengembangan ekonomi kreatif. Terjadinya peningkatan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian kearifan lokal merupakan tujuan dari kegiatan ini. Diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat Desa Mekar Jaya menjadi lebih mandiri, kreatif, berdaya saing dan mandiri secara ekonomi.

References

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Creative Hub Sebagai Simpul Pelaku Ekonomi Kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, 2021.

A. Setiawan and S. Maulidah, “Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui revitalisasi budaya lokal,” Jurnal Pemberdayaan Sosial, vol. 7, no. 1, pp. 45–58, 2020, doi: 10.22225/jps.v7i1.3210.

L. Shabillia and B. Santoso, “Analisis Yuridis Terhadap Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual dalam Ekosistem Ekonomi Kreatif di Indonesia,” AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, vol. 5, no. 1, pp. 737–746, 2023, doi: 10.37680/almanhaj.v5i1.2871.

N. Sari, “Pengembangan ekonomi kreatif bidang kuliner khas Daerah Jambi,” Jurnal Sains Sosio Humaniora, vol. 2, no. 1, pp. 51–60, 2018, doi: 10.22437/jssh.v2i1.5281.

D. K. Dewi et al., “Sosialisasi Pentingnya Pendaftaran Merek Bagi UMKM di Kota Medan,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien, vol. 1, no. 2, pp. 39–46, 2022, doi: 10.36490/jpmtnd.v1i2.283.

T. Yulianti and A. Nuryadin, “Inovasi produk ekonomi kreatif berbasis budaya lokal sebagai strategi pemberdayaan UMKM,” Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, vol. 10, no. 1, pp. 55–67, 2022, doi: 10.21009/jik.v10i1.5567.

R. Wahyuni and D. K. Sari, “Strategi penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas lokal,” Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, vol. 9, no. 3, pp. 89–101, 2021, doi: 10.31234/jek.v9i3.2021.

L. Hakim and N. Siregar, “Digitalisasi ekonomi kreatif: Strategi UMKM dalam menghadapi era transformasi digital,” Jurnal Ekonomi Digital, vol. 5, no. 2, pp. 112–125, 2023, doi: 10.12345/jed.v5i2.1125.

S. Suyatno and D. A. Suryani, “Pengembangan Potensi UMKM Berbasis lokal dalam Mendorong Perekonomian di Desa Girikerto,” Jurnal Studi Manajemen Dan Bisnis, vol. 9, no. 2, pp. 108–118, 2022.

Downloads

Published

2025-07-05